PANDAAN – Seminar tentang lingkungan telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pandaan pada Sabtu (17/2/2018) kemarin. Bertempat di aula atas SMA Negeri 1 Pandaan, seminar ini telah berlangsung selama kurang lebih dua jam. Seminar ini dihadiri oleh perwakilan dari tiga sekolah menengah pertama dan beberapa dari sekolah menengah atas sekaligus perwakilan Adiwiyata siswa SMA Negeri 1 Pandaan. Pembicara pada seminar kali ini adalah Profesor Floris Boogaard.

Prof. Floris Boogaard adalah seorang profesor sains sekaligus konsultan pengelolaan air bersih asal Belanda. Kunjungannya ke SMA Negeri 1 Pandaan ini adalah mengajarkan tentang sensus serangga air dalam seminar yang bertajuk “Seminar Lingkungan : Menggunakan Sensus Serangga Air Sebagai Sarana Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sungai di Kabupaten Pasuruan”. Seminar ini diadakan oleh Forum Komunitas Peduli Lingkungan (FKPL) Kabupaten Pasuruan.

Dalam seminarnya, Prof. Floris menjelaskan tentang masalah sampah apa yang sebenarnya terjadi di Belanda dan di Indonesia tentunya. Beliau menjelaskan, bahwa di negara asalnya, sampah menjadi hal yang kritis sehingga pemerintah Belanda sangat menanamkan budaya kebersihan hingga ke sekolah-sekolah. Beliau juga menekankan pentingnya melakukan daur ulang sampah terutama pada sampah plastik.

Selain seminar, ada juga workshop yang dilaksanakan sebelum seminar. Dalam kegiatan workshop ini,  tiga SMP terpilih yaitu SMP Negeri 1 Sukorejo, SMP Negeri 1 Pandaan, dan SMP Negeri 1 Bangil mempresentasikan program biotilik yang mereka lakukan. Apa itu biotilik? Biotilik merupakan teknik pengambilan sampel air dan spesies hewan yang ada di sungai sebagai sampel uji terhadap tingkat pencemaran sungai yang terjadi pada sungai yang diuji tersebut. Dengan menggunakan metode biotilik ini, kita bisa mengetahui kondisi suatu sungai. Dengan adanya program biotilik ini, masyarakat diharapkan tidak mencemari sungai dengan membuang sampah ataupun limbah ke sungai karena akan mengganggu siklus kehidupan biota-biota air.