PANDAAN-Mahawira, atau yang disebut dengan Relawan Sampah adalah cabang divisi adiwiyata SMA Negeri 1 Pandaan. Mahawira memiliki anggota sebanyak 28 orang dengan 2 orang guru sebagai koordinator, yaitu Pak Syaiful Rizal dan Pak Agung Nur Affandi. Divisi ini terbentuk karena adanya rasa kepedulian terhadap permasalahan mengenai sampah. Dengan adanya Mahawira, diharapkan masalah sampah di lingkungan SMA Negeri 1 Pandaan dapat teratasi dengan baik. Sehingga seluruh warga SMANDA bisa menikmati lingkungan yang asri, sehat, dan nyaman. Pak Fandi mengatakan “Harapan dari terbentuknya Mahawira ini adalah, bisa menumbuhkan motivasi seluruh warga SMANDA untuk bisa menjaga lingkungan mereka agar tetap bersih dan asri. Serta bisa memotivasi divisi lain untuk bisa berkembang lebih maju lagi”. Begitulah yang disampaikan oleh Bapak Fandi kemarin. (23/02/2018)

Mahawira memiliki sejumlah program kerja yang mampu memberi dampak positif bagi seluruh warga SMANDA. Mulai dari pemilahan sampah, bank sampah, sampai dengan pemanfaatan sampah.
Bapak Rizal menuturkan program pemilahan sampah adalah suatu program yang sangat signifikan dampaknya bagi seluruh warga SMANDA. Program ini adalah awalan dari terbentuknya ‘bank sampah’. Pemilahan sampah bertujuan agar warga SMANDA memiliki rasa peduli terhadap sampah dengan cara menggolongkan sampah berdasarkan jenisnya. Untuk itu, disetiap kelas-kelas disediakan tiga tong sampah dan satu tong sampah khusus untuk bank sampah. Ketiga tong tersebut memiliki nama untuk setiap jenis sampah yang berbeda-beda. Ada tong sampah khusus kertas, dedaunan dan sisa makanan, serta plastik.


Untuk program yang kedua adalah program bank sampah. Program ini melibatkan seluruh elemen warga SMANDA. Dari guru, murid, hingga anggota dari Mahawira. Program bank sampah memiliki tujuan yaitu, untuk membiasakan warga SMANDA untuk bisa menyetorkan sampah yang diperoleh selama sehari. Khusus bank sampah, sampah yang bisa disetorkan hanya ada dua tipe. Yaitu sampah botol, dan sampah kertas. Layaknya bank sungguhan, sampah yang disetorkan ke bank sampah nantinya bisa menjadi bentuk uang, yang nantinya uang tersebut akan digunakan untuk keperluan kebersihan kelas. Program bank sampah merupakan progam yang sudah berjalan sejak tahun 2017. Program ini dinilai efektif untuk mengatasi masalah sampah yang ada di lingkungan SMA Negeri 1 Pandaan.
Yang terkahir adalah program kebersihan dan kerapian kelas. Program ini dicetuskan oleh Mahawira. Dengan adanya program ini, seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Pandaan mampu menjaga kebersihan serta kerapian kelas mereka masing-masing. Hal ini dibuktikan dengan keadan sepatu yang rapi, keadaan kelas yang nyaman dan bersih, serta keadaan taman kelas yang indah. Program ini sangat disambut oleh seluruh kalangan warga SMANDA, karena dengan adanya program ini keadaan sekolah nampak rapi dan nyaman.
Masing-masing program dari bank sampah memiliki ketentuan. Bagi kelas yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenai sangsi yang berupa denda. Dengan adanya denda ini, diharapkan kelas-kelas yang masih saja melanggar ketentuan dari program yang dibuat oleh Mahawira akan merasa jera. Uang dari denda ini, nantinya digunakan untuk membeli peralatan kebersihan kelas dan diberikan kepada kelas yang memang benar-benar membutuhkannya.
Mahawira memiliki sebuah penghargaan bagi kelas yang paling bersih dan rapi. Penghargaan tersebut berupa piala bergilir. Penghargaan tersebut diumumkan setiap satu bulan sekali setelah dilaksanakannya upacara. Pak Rizal mengatakan, “Maksud dari diberikannya penghargaan ini adalah untuk menumbuhkan rasa semangat dalam menjaga kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan masing-masing kelas. Sehingga, timbul rasa bersaing dalam menjaga kebersihan”.
Demikian penjelasan mengenai Mahawira, sebuah divisi adiwiyata yang mampu memberikan dampak positif yang begitu besar bagi lingkungan SMA Negeri 1 Pandaan.
 MAHAWIRA PASTI BISA!